Berita Pesantren

Muhadhoroh Kubro : Membangun Mental Santri Lewat Syi’iran Motivasi

Jepara – Amtsilati Pusat

Ponpes Darul Falah Amtsilati kembali menyelenggarakan agenda rutin bulanan Muhadhoroh Kubro, sebuah ajang kaderisasi santri untuk mempersiapkan mereka menjadi mubaligh yang kompeten. Acara yang berlangsung dari 3 hingga 9 Juni 2024 ini, bertempat di Gedung Pesanggrahan Amtsilati, mengusung tema “Reliensi Diri Melalui Syi’iran Motivasi” dengan menggunakan metode dari Kitab Tahdzibul Qalbi karya K.H. Taufiqul Hakim.

Pada Muhadhoroh kali ini, selain berfokus pada pembentukan mental santri dalam public speaking, juga diadakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) menggunakan Kitab Tahdzibul Qalbi.

“Relisiensi adalah kemampuan adaptasi dalam menghadapi sesuatu, kita di sini andil untuk mengisi kekosongan. Bagaimana santri menjadi motivator, bisa menjawab persoalan kehidupan,” ujar Ust. Alvan Najieba, ketua acara.

Musabaqoh Matematika Kehidupan ini diikuti oleh berbagai kontingen dari seluruh Orda (Organisasi Daerah) yang berada dalam naungan Ponpes Darul Falah Amtsilati, seperti Jateng 1, Jateng 2 dan lainnya. Kitab Tahdzibul Qalbi berisikan kumpulan motivasi kehidupan yang mengajarkan agar kehidupan diisi dengan kebaikan dan dijalani dengan penuh kedamaian. Seperti kontingen Jateng 2 menampilkan tema tentang hati.

الا ان في الجسد مضغة, اذا صلحت صلح الجسد كله, واذا فسدت فسد الجسد كله, الا وهي القلب

“Ketahuliah bahwa di dalam tubuh terdapat segumpal darah, jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh itu, dan jika dia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu. Ketahuilah bahwa segumpal darah tersebut adalah hati”.

Berdasarkan hadits tersebut menunjukkan bahwa hati adalah kunci kehidupan, sesuai dengan syi’ir dalam kitab Tahdzibul Qalbi :

Hati baik (kehi-dupan) akan baik
Hati buruk (kehi-dupan) akan buruk
Hati adalah (cer-minan) kehidupan
Baik dan buruknya – hati menentukan

Reff

Hati yang baik (pe-nuh) kasih dan cinta
Dermawan pemaaf – peduli sesama
Bersih dari dendam – benci iri dengki
Bebas dari (kesom-bongan) tinggi hati

“`

Penilaian lomba meliputi ketepatan waktu, penguasaan panggung, ekspresi, kecakapan bicara, dan kesesuaian tema. Sementara LCC terdiri dari tiga babak: soal wajib, soal lemparan, dan soal rebutan. Seluruh kontingen mengirimkan delegasi terbaik mereka, bersaing sehat dalam kompetisi ini.

Closing Ceremony dilaksanakan pada Ahad, 09 Juni 2024 di Gedung Pesanggrahan dengan hasil akhir dari juri yakni Ust. Aftin dan Ust. Agus. Berikut daftar pemenangnya :

Pemenang Lomba Muhadoroh Kitab Motivasi:

– Jenjang Wustho        : Abdul Hasani (Luar Jawa 1)
– Jenjang Ulya             : Ahmad Meysal Tsaqofi (Jabar 1)

Pemenang LCC Kitab Tahdzibul Qalbi:

– Juara 1          : Ubaidi Nurrohman, Yusuf Firmansyah, Agri (Jateng 1)
– Juara 2          : Asrori Adiba, Muhammad Hapis, Andrean Mahesyah (Luar Jawa 1)
– Juara 3          : Wahyu Bagas Ramadhan, Andika Putra Samsuddin, Rifqi Khafifi (Jateng 2)

Semoga dengan adanya event Muhadhoroh ini bisa mencetak santri yang siap dalam menghadapi kehidupan dan membimbing masyarakat, serta meningkatan kecintaan santri untuk selalu mencintai keilmuan.