Reaktualisasi Spirit Kepengurusan dalam Manaqib Perdana Kabinet Sabiqun Bil Khoirot

Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati sukses menggelar Manaqib Kepengurusan perdana bagi Kabinet Sabiqun Bil Khoirot masa khidmat 2025/2026. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali dalam rangka mempererat rasa persaudaraan serta mengukuhkan solidaritas guna memajukan Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati ke depannya. Pada pelaksanaan bulan ini, tema yang diangkat adalah “Reaktualisasi Spirit Kepengurusan: Menyatukan Hati dan Langkah demi Visi Besar Pesantren.”

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Auditorium Asrama Surga ‘Illiyyin. Seluruh anggota kepengurusan dan dewan kabinet hadir secara serempak untuk menyukseskan acara yang dilaksanakan pada malam hari tersebut.

Acara dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi aturan-aturan pesantren yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Labib selaku Ketua Komisi Disiplin (KOMDIS) Kepengurusan. Selain mengelompokkan jenis-jenis pelanggaran, beliau juga menekankan bahwa di mana pun para pengurus berada, baik dekat maupun jauh, mereka tetap membawa nama baik Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati.

Selanjutnya, Ketua Umum Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Ustadz Syifa Ahmad, menyampaikan sambutannya. Sebagai gelaran perdana, beliau mengungkapkan rasa senangnya atas kekompakan para pengurus serta menegaskan bahwa kesempatan untuk mengabdi kepada pesantren tidak didapat oleh sembarang orang.

“Kesempatan ini tidak datang kepada semua orang, oleh karenanya maksimalkan kesempatan ini dan jangan sampai kalian menyia-nyiakannya,” ujar beliau.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Manaqib Jawahirul Ma’ani oleh tim yang telah dibentuk. Selain pembacaan kitab, turut disampaikan pembacaan sanad Kitab Amtsilati oleh tim Badan Otonom Sanad Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembacaan dengan cermat dan penuh rasa ta’dzim.

Sebelum penutupan, diadakan seminar yang disampaikan oleh Ustadz Afifis Sadad bersama Ustadz Bisy­rul Hafi. Seminar ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai tema manaqib yang masih belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh peserta. Dalam sesi interaktif tersebut, banyak pengurus yang mengajukan pertanyaan seputar sembilan asas kepengurusan yang dijadikan pedoman oleh segenap Kabinet Sabiqun Bil Khoirot. Adapun sembilan asas tersebut meliputi:

  1. Ketakwaan
  2. Persatuan
  3. Berpengetahuan
  4. Kedisiplinan
  5. Loyalitas
  6. Tanggung jawab
  7. Keadilan
  8. Keteladanan
  9. Mengayomi

Ustadz Sadad juga memberikan tips dalam menjaga kesatuan di tubuh kepengurusan pesantren, yaitu dengan senantiasa berbaik sangka dan menghindari prasangka buruk. Menurut beliau, prasangka buruk hanya akan menumbuhkan rasa ketidakpercayaan antarsesama dan berpotensi menyebabkan keretakan dalam sebuah organisasi.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Faiqul Ilmi, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh kepengurusan Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati.

Diharapkan melalui kegiatan manaqib kepengurusan ini, seluruh pengurus mampu memperkuat spiritualitas, meningkatkan soliditas, serta meneguhkan komitmen khidmah demi terwujudnya visi besar Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati yang lebih maju dan penuh keberkahan.