29 Santri Darul Falah Amtsilati Ikuti Tes CBT Untuk Seleksi MQK Nasional 2025

Amtsilati – Sebanyak 29 santri Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati mengikuti tes Computer Based Test (CBT) dalam rangka seleksi tahap awal Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke-8 tahun 2025. Seleksi ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai sejak hari Selasa hingga Kamis (17-19 Juni 2025).

Dalam tahap seleksi, Pondok Pesantren dan Ma’had Aly dari seluruh penjuru Indonesia mengirimkan delegasi-delegasi terbaik yang dimiliki untuk bersaing dalam kompetisi akbar nasional ini. 29 santri yang mewakili Darul Falah Amtsilati berasal dari berbagai tingkatan: Marhalah Ula, Wustha, Ulya, hingga Ma’had Aly, yang mewakili berbagai cabang lomba. Cabang tersebut antara lain: Fiqih, Hadis, Nahwu, Ushul Fiqih, Tauhid, dan Akhlak, sementara untuk peserta Ma’had Aly mengikuti cabang Debat Qonun, Bahtsul Kutub, serta Tarkib Digital. Seleksi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama sebagai tahap awal sebelum peserta yang lolos melaju ke ajang MQK tingkat nasional yang akan di selenggarakan di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Proses pembinaan dan persiapan telah dilakukan sejak bulan Maret, dengan pembimbing yang berasal dari kalangan ustadz pesantren yang kompeten di bidangnya. Santri mendapatkan bimbingan intensif dan pendalaman materi sesuai cabang yang mereka ikuti dengan penguatan materi dan simulasi ujian yang disesuaikan dengan format seleksi MQK. Para ustadz yang menjadi pembimbing telah menyusun program bimbingan sesuai cabang lomba masing-masing.. Ketua umum persiapan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional ke-8 Tahun 2025, Ustadz Alvan Najieba menyampaikan bahwa keikutsertaan para santri ini menunjukan bahwa Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati tidak kehilangan jiwa kompetitifnya.

“Keikutsertaan para santri ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati tidak kehilangan jiwa kompetitifnya. Meski ini kali pertama bagi sebagian besar peserta, mereka tetap percaya diri dan siap bersaing,” ungkapnya.

Pengumuman hasil seleksi CBT ini akan dilakukan beberapa hari ke depan, para santri yang lolos nantinya akan tampil di panggung nasional untuk mewakili Kafilah Provinsi dan Kafilah Ma’had Aly untuk berlomba dalam Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pihak pesantren berharap para santri bisa lolos ke tingkat nasional dan membawa nama baik Darul Falah Amtsilati. Lebih dari itu, ajang MQK ini menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk mengasah ilmu, menambah pengalaman, dan belajar tampil percaya diri di forum ilmiah.