Resmi Ditutup, Inilah Para Juara Musabaqah Qira’atil Kutub Amtsilati se-Nusantara (MQKAN) Tahun 2025

Jepara, 23 Mei 2025 — Rangkaian kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub Amtsilati se-Nusantara (MQKAN) 2025 resmi ditutup dalam acara closing ceremony yang diselenggarakan di aula pesanggarahan Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Bangsri, Jepara, pada Kamis pagi (22/05). Penutupan MQKAN berlangsung dengan meriah, menjadi penanda berakhirnya kompetisi nasional perdana yang mempertemukan ratusan santri dari berbagai daerah di Indonesia.

Momentum paling ditunggu dalam penutupan tersebut adalah pengumuman para juara dari masing-masing cabang lomba: MQK Fathul Qorib metode Amtsilati, Olimpiade Amtsilati berbasis CBT, dan Dakwah Kontemporer, yang terbagi dalam jenjangnya masing-masing.

Pembacaan surat keputusan dewan juri dibacakan oleh Ust. Khanifum Mushoffa sekaligus pengumuman para pemenang. Adapun para pemenangnya sebagai berikut:

Kategori Dakwah Kontemporer

Jenjang Ula:

  1. Muhammad Maxalmina Al Khaf (Jateng 3) PP. Tarbiyatul Mubtadiin Tegal
  2. Nayshila Syafana Qothrunnada (Jabar 1) PP. Modern Al-Jumhuriyyah Subang
  3. Lutfi Al Ghifari (Jabar 1) PP. Modern Al-Jumhuriyyah Subang
  4. Azzam Rasya Budi (Jabar 1) PP. Modern Al-Jumhuriyyah Subang
  5. Farha Nayla Hamna (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang

Jenjang Wustha:

  1. Muhaimin Al Isnan (Jabar 1) PP. Modern Al-Jumhuriyyah Subang
  2. Mukhamad Hafizd Al-Anshori (Jabar 1) PP. Addzimat Da’I Indonesia
  3. Aura Shakila Fajar Ramadhan (Jabar 1) PP. Modern Al-Jumhuriyyah Subang
  4. Muhammad Very Irawan (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  5. Ahmad Raisuddin Izzat (Jatim 1) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang

Kategori Fathul Qorib

Jenjang Wustho:

  1. Indah Cahya Fitri Andrian (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  2. Susno Diaji Hotibul Umam (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  3. Ulfatul Hasanah (Jatim 2) PP. Sumbar Baru Al-Falah Pamekasan
  4. Khosyi Muthohhar (Jambi) PP. Riyadhul Amien Muaro Jambi
  5. Ananda Wahiburrahman (Jateng 1) PP. Roudhotut Thalibin

Jenjang Ulya:

  1. Muhammad Abdul Jalil (Kalsel) PP. As-Suniyyah Tambarangan Kalimantan Selatan
  2. Faydillah Sururi (Jabar 1) PP. Manglid Bandung
  3. Muhammad Fahreza Anwar (Jateng 1) PP. Terpadu Al-Huda Al-Ulya Grobogan
  4. Muchammad Zidan Khidrul Auliyaa (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  5. M. Agung Yudha Pratama (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang

Kategori Olimpiade Amtsilati:

Jenjang Wustho:

  1. Muhammad Radit Al Rasyid (Kalsel) PP. Darul Falah Banjar Baru
  2. Syarif Yahya Hidayat (Jateng 3) PP. Amtsilati Chumairoh Medono
  3. Sayyid Abdul Qodir (Jabar 1) PP. Manglid Bandung
  4. FahmiAahmad Ali (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  5. Salma Ismiyatul Mahmudah (Jateng 1) PP. Terpadu Al-Huda Al-Ulya

Jenjang Ulya:

  1. Siti Nur Halimah (jabar 1) PP. Nurul Huda Sukabumi
  2. Shofi Agniatul Fitri (Jatim 3) PP. Miftahul Ulum Amtsilati Malang
  3. Hisna Nur Fakhiroh (Jabar 1) PP. Salafiyyah Al-Istiqmah
  4. Rafi Muhammad Nasywa (Jabar 1) Mabdaul Ulum Tsani
  5. Ripki (Jabar 1) Mabdaul Ulum Tsani

Dari semua pemenang, terdapat satu lagi penghargaan khusus, yakni “Peserta Paling Inspiratif” yang diberikan kepada Siti Nur Halimah. Hadiah ini ditujukan kepada ibunda Siti Nur Halimah, yaitu Ibu Nur Hayati, berupa hadiah umrah gratis. Pemberian hadiah ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari K.H. Taufiqul Hakim kepada peserta asal Sukabumi tersebut. Beliau menyampaikan:

“Saya selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, bersama Ibu Nyai Hj. Faizzatul Mahsunah, setelah melihat kegigihan Ananda Siti Nur Halimah yang perjalanannya menuju tempat koordinator wilayah membutuhkan waktu sampai 11 jam (untuk mendaftar ke MQK), dan itu merupakan perjuangan yang luar biasa. Dengan rahmat Allah SWT, saya dan Ibu Nyai memberikan hadiah tambahan berupa umrah gratis kepada ibunda Ananda.”

Setelah pengumuman pemenang, Koordinator Jawa Barat 1 dinobatkan sebagai Juara Umum MQK Amtsilati kali ini. Acara ditutup dengan pertunjukan seni tari daerah dan penampilan Marching Band Gema Syiar Amtsilati.

Sebagai penutup, K.H. Rizqi Al-Mubarok sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Musa Tahfidzul Qur’an menyampaikan sambutan singkat. Beliau mengucapkan terima kasih atas semangat dan partisipasi para peserta dalam menyukseskan MQK Amtsilati perdana se-Nusantara ini.

“Dengan pemukulan gong ini, maka secara resmi acara Musabaqah Qira’atil Kutub Amtsilati Nusantara ditutup,” ucap beliau, lalu memukul gong yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta

Semangat berkompetisi selama pelaksanaan MQKAN 2025 diharapkan dapat terus hidup dan berkembang di seluruh lembaga pengguna metode Amtsilati di Indonesia.