Datangnya musim penghujan membawa potensi meningkatnya penyebaran penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Nyamuk ini kerap berkembang biak di genangan air maupun area lembap di sekitar lingkungan.
Sebagai upaya pencegahan sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati melalui unit kesehatannya melaksanakan kegiatan fogging di seluruh lingkungan pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk membasmi sarang nyamuk serta memastikan seluruh area pesantren tetap steril. Pelaksanaan fogging dilakukan secara berkala dalam kurun waktu satu hingga dua bulan sekali.
Kegiatan fogging ini berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, dan dilaksanakan secara bertahap. Sebelum memulai, tim kesehatan melakukan koordinasi serta persiapan alat dan bahan fogging, seperti mesin fogging, cairan insektisida, bahan bakar, dan alat pelindung diri (APD). Setelah itu, dilakukan sosialisasi kepada seluruh penghuni Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati agar membuka jendela dan pintu ruangan selama proses fogging berlangsung, serta menjauh sementara dari lokasi fogging demi keamanan.
Rangkaian kegiatan fogging dimulai dari asrama putri pada pagi hari, kemudian dilanjutkan ke asrama putra pada siang hari. Sementara itu, Pondok Pesantren Darul Furqon Amtsilati melaksanakan fogging pada sore hari. Selama proses fogging di area asrama, para santri dialihkan ke area terbuka agar tidak terkena asap yang dihasilkan.
Ketua Departemen Kesehatan Amtsilati, Ustadz Aan Khoirudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pesantren terhadap kesehatan para santri.
“Fogging ini dilakukan untuk memberantas jentik nyamuk di lingkungan pesantren. Mengingat saat ini masih musim pancaroba yang rawan penyakit, kami menanggulanginya dengan melakukan fogging serta menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dilakukan agar para santri terhindar dari penyakit akibat gigitan nyamuk. Fogging ini juga sebagai upaya pencegahan dini terhadap Demam Berdarah Dengue di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati,” ujarnya usai pelaksanaan kegiatan.
Diharapkan kegiatan ini dapat menekan penyebaran nyamuk Aedes aegypti serta meminimalisir risiko terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue di lingkungan pesantren. Selain itu, para santri diharapkan dapat belajar dengan tenang dalam lingkungan yang bersih, sehat, dan rapi.
