Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati menggelar Malam Puncak Do’a Khataman 500 Al-Qur’an dalam rangka memperingati milad ke-50 Ibu Nyai Hj. Faizatul Mahsunah. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pesanggrahan dan diikuti oleh santri, pengurus, serta dewan masyayikh sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada Ibu Nyai.
Acara dimulai pukul 18.30 WIB dan dibuka oleh MC dengan pembacaan surat Al-Fatihah. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pondok, Ustadz Syifa Ahmad. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa 500 khataman Al-Qur’an merupakan bentuk kesungguhan santri dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, sekaligus wujud bakti kepada guru.
Rangkaian dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam dipimpin oleh Grup Rebana El-Falah. Setelah itu, Ustadz Hanifum mewakili dewan masyayikh menyampaikan sambutan kedua mengenai pentingnya menjaga adab kepada guru sebagai bagian dari keberkahan ilmu.
Puncak acara adalah pembacaan doa khotmil Qur’an 500 khataman yang dipimpin oleh langsung oleh Gus KH. M. Rizqi Al-Mubarok. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan hikayah tentang sosok Ibundanya, Nyai Hj. Faizatul Mahsunah.
Dalam penuturannya, disampaikan bahwa Ibu Nyai memiliki peran besar dalam pendidikan keluarga, terutama dalam menanamkan dasar-dasar Al-Qur’an sejak usia dini. Ketelatenan beliau dalam mendidik, membimbing, dan mendampingi keluarga menjadi bagian penting dalam terbentuknya generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.
Beliau juga menyinggung perjalanan Ibu Nyai dalam menghafal Al-Qur’an yang diselesaikan dalam waktu relatif singkat, sebagai gambaran bahwa kesungguhan dan kejelasan tujuan memiliki pengaruh besar dalam proses menuntut ilmu. Selain itu, peran beliau dalam mendampingi keluarga di berbagai kondisi menunjukkan keteguhan dan konsistensi dalam menjalani peran sebagai seorang ibu.

Rangkaian doa khotmil Qur’an berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Seluruh hadirin mengikuti dengan khidmat, mengamini setiap doa yang dipanjatkan. Momentum ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas terselesaikannya 500 khataman, tetapi juga sebagai harapan agar keberkahan Al-Qur’an senantiasa menyertai Ibu Nyai, keluarga, serta seluruh santri.
Setelah doa khotmil Qur’an, acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Irham. Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Melalui peringatan ini, diharapkan nilai-nilai yang telah dicontohkan oleh Ibu Nyai dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan semangat santri untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dan menjaga adab kepada guru.
