Santri Darul Falah Amtsilati Gelar Doa Bersama, Apa Pesan KH. Taufiqul Hakim?

Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati kembali menggelar kegiatan berupa istighosah dan ngaji bersama dengan tema “Doa untuk Keselamatan dan Perdamaian Indonesia”. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian pesantren terhadap kondisi bangsa, sekaligus menegaskan peran santri sebagai penjaga peradaban dan moral bangsa.

Kegiatan istighosah ini dipimpin langsung oleh KH. Taufiqul Hakim selaku pengasuh pesantren, sehingga suasana terasa begitu khidmat dan penuh penghayatan. Ribuan doa dan dzikir dipanjatkan dengan harapan agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala adu domba yang memecah belah bangsa, serta dianugerahi perdamaian dan persatuan seperti sedia kala.

Kegiatan istighosah ini dilaksanakan selama dua hari dengan bacaan Ratib al-Aydrus. Pada Jumat, 30 Agustus 2025, santri putri lebih dulu menggemakan doa dan dzikir secara khidmat. Sementara itu, pada Sabtu, 31 Agustus 2025, giliran santri putra yang bersama-sama menundukkan kepala, melantunkan Ratib al-Aydrus, dan memohon keselamatan serta perdamaian bagi bangsa dan tanah air tercinta.

“Santri-santriku sekalian, pada dasarnya perempuan adalah salah satu pilar penyangga negeri ini. Dari kalianlah kelak akan lahir para penerus bangsa. Oleh karena itu, hendaknya kalian mulai membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pemahaman agama yang matang, agar nantinya lahir generasi yang kuat imannya dan luas ilmunya.” Seperti biasanya, KH. Taufiqul Hakim memulai pengajiannya dengan memberikan sanjungan kepada para santri. Untaian afirmasi positif beliau tujukan sebagai penguat semangat, sekaligus mengingatkan agar senantiasa bersyukur karena telah ditakdirkan oleh Allah menjadi santri.

“Ingat, santri-santriku sekalian! Perempuan adalah pilar bangsa. Jika ingin bangsanya baik, maka pastikan hadir perempuan-perempuan yang siap, baik secara fisik maupun mental, untuk membesarkan anak-anak sebagai penerus bangsa”.

Kemudian, pada sesi bersama santri putra, KH. Taufiqul Hakim menyampaikan:

“Kalian semua, wahai para santri, adalah harapan agama dan bangsa ini. Kalian adalah manusia yang setiap harinya taat beribadah: salat berjamaah, berpuasa, dan membaca Al-Qur’an. Kalian adalah manusia pilihan yang telah disucikan Allah SWT. Oleh karena itu, bangsa ini sangat membutuhkan doa kalian semua, doa agar Allah SWT mengembalikan ketenteraman bangsa ini, sehingga menjadi bangsa yang baik, penuh kasih sayang, dan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.”

Lalu, apakah doa-doa ini akan terkabul? Kita semua meyakini, tidak ada doa yang sia-sia di sisi Allah. Tinggal bagaimana kita, sebagai bagian dari bangsa ini harus ikut serta menjaga dan menciptakan kedamaian bersama.