Jepara, 18 September 2026 — Gedung Al-Mubarok menjadi ruang bertemunya ilmu, doa, kenangan, dan rasa syukur. Dalam suasana yang syahdu, bahagia, sekaligus haru, para ibu-ibu JNA bersama para tokoh 200 Jepara berkumpul dalam sebuah momentum penuh makna, yaitu Tasyakuran Kitab Karya Abah KH. Taufiqul Hakim, sekaligus memperingati haul KH. M.A. Sahal Mahfudh dan Mbah H. Supar, ayahanda Abah KH. Taufiqul Hakim.

Tasyakuran tersebut menjadi momentum atas terselesaikanya beberapa karya kitab Abah KH. Taufiqul Hakim, yaitu Sifatul Karimah, Sifatul Madzmumah, dan Tahdzibul Qolbi.
Rangkaian acara diawali dengan praacara El Falah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an, doa, dan tahlil dalam rangka memperingati haul KH. M.A. Sahal Mahfudh dan Mbah H. Supar.
Selanjutnya, dilaksanakan parade karya kitab yang akan diluncurkan. Kitab-kitab tersebut diarak dari depan Pendopo Amtsilati menuju Gedung Al-Mubarok. Parade ini menjadi simbol komitmen untuk terus mengawal dan menjaga kitab-kitab tersebut agar dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi umat.

Rangkaian acara kemudian dimeriahkan dengan berbagai persembahan. Di antaranya El Falah Show, qiroah, lantunan lagu kebangsaan, penampilan MBGSA, serta tari kreasi santri. Para hadirin juga disuguhi pemutaran video mengenai kitab yang akan diluncurkan dan video sejarah Mbah H. Supar.
Puncak acara berlangsung dalam Tasyakuran Abah dan demonstrasi. Salah satu yang menarik perhatian adalah demonstrasi Kitab Fathul Ajib Kholis yang merupakan karya terbaru Abah KH Taufiqul Hakim, sebuah kitab fikih yang menggunakan makna berbahasa Inggris. Demonstrasi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya menunjukkan kemampuan santri dalam menguasai ilmu sekaligus bahasa asing, sehingga dapat bersaing di tingkat global, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan mauidoh hasanah oleh Abah KH. Taufiqul Hakim.

Melalui momentum tersebut, tasyakuran karya kitab dan peringatan haul menjadi satu rangkaian yang mempertemukan rasa syukur atas lahirnya karya, penghormatan terhadap para tokoh yang telah wafat, serta semangat untuk terus mengembangkan ilmu dan karya di lingkungan Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Jepara.
